Perhatikan Hal Ini Jika Memodifikasi Mobil yang Diasuransikan


Dalam beberapa tahun terakhir, membeli kendaraan baru dari sejumlah
dealer mobil sudah dilengkapi dengan penawaran perlindungan kendaraan dari perusahaan asuransi kendaraan terbaik di Indonesia. Tawaran tersebut umumnya datang dengan harga premi yang menarik untuk pertanggungan yang komprehensif, Pasalnya, kendaraan baru terhitung memiliki risiko yang amat kecil bila dibandingkan dengan kendaraan yang sudah digunakan di jalan. Maka dari itu, ada baiknya bila Anda lekas membeli pertanggungan untuk kendaraan baru Anda.

Tahun berselang, Anda merasakan jenuh dengan kendaraan Anda dan memutuskan untuk memodifikasi beberapa bagiannya. Lantas, bagaimana dengan pertanggungan kendaraan yang sudah Anda miliki sejak dengan mobil tersebut baru dibeli? Apakah perlindungan yang dijanjikan perusahaan asuransi masih berlaku? Jika Anda telah sampai pada tahap ini, berikut adalah hal yang mesti Anda lakukan:

Segera Lapor ke Perusahaan Asuransi

Usai memodifikasi mobil, Anda memiliki dua opsi terkait pertanggungan kendaraan: mengajukan pembelian polis baru atau meminta perubahan isi polis lama. Cara mana pun umumnya akan diterima oleh perusahaan asuransi, selama Anda melaporkan dengan detail tentang perubahan apa saja yang sudah Anda lakukan pada kendaraan tersebut. Melakukan ini berarti Anda paham bahwa akan ada perubahan pada besaran premi dan mungkin juga tawaran perlindungan dari perusahaan asuransi terhadap kendaraan Anda. Sebagai catatan, bila Anda memodifikasi komponen mobil dengan aksesoris atau suku cadang tidak asli dari produsen, maka risiko yang dimiliki oleh kendaraan akan meningkat. Walhasil, nilai premi akan meningkat.

Di sisi lain, apabila perusahaan asuransi menilai bahwa modifikasi yang dilakukan tidak membahayakan Anda sebagai pengendara, pengajuan pembelian asuransi baru atau perubahan isi polis punya kemungkinan untuk disetujui. Oleh karena itu, segeralah laporkan modifikasi kendaraan Anda pada perusahaan asuransi.

Kapan Perlu Melapor?

Apabila mengacu pada aturan di dalam Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor di Indonesia Pasal 8, Anda sebagai Tertanggung harus melaporkan modifikasi kendaraan kepada Penanggung (perusahaan asuransi) maksimal 7 hari. Maka dari itu, jangan tunda-tunda lagi jika Anda melakukan modifikasi pada kendaraan.

Meski begitu, akan lebih baik jika Anda mau berkonsultasi dulu soal modifikasi mobil kepada petugas perusahaan asuransi Anda sebelum proses modifikasi dilakukan. Pastikan pula bahwa Anda juga menyimpan bukti modifikasi mobil. Contohnya nota pembelian aksesoris dan kartu garansinya.

Alasan Penolakan

Anda juga perlu pahami dulu bahwa perusahaan asuransi berhak untuk tidak memberikan jaminan pada mobil modifikasian. Mengacu pada Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor di Indonesia Bab II Pasal 3, alasan penolakan meliputi:

  • Adanya kerusakan pada perlengkapan tambahan yang tidak ada dalam polis. 
  • Kerusakan velg, dop, dan ban, yang tidak disertai dengan kerusakan di bagian lain kendaraan. 
  • Kunci ataupun bagian lain kendaraan yang tidak berada atau melekat dalam kendaraan. 
  • Bagian kendaraan mengalami keausan karena pemakaian, kesalahan dalam penggunaan, atau merupakan kekurangan material itu sendiri.

Itulah beberapa poin penting mengenai asuransi untuk mobil modifikasian yang perlu Anda ketahui dan pahami terlebih dahulu. Semoga informasi tersebut bermanfaat untuk Anda, ya!

Subscribe to receive free email updates: